1512510262
Abidzar Divari Putra
KI - 40
A.
Pengertian Cyberpreneur
Cyberpreneur
berasal dari dua kata yakni kata cyber dan entrepreneur. Kata “Cyber”
pada dasarnya diambil dari kata dalam bahasa Inggris “Cybernetis” yang konon
berasal dari kata latin “Kubernetis” yang berarti integrasi atau komunikasi
antara manusia dengan mesin dalam melaksanakan suatu proses kontrol. Kemudian
dalam bahasa Inggris muncul istilah “to cybernate” yang berarti melakukan
kontrol terhadap suatu proses dengan memakai komputer (Suarga, 2001).
Adapun
istilah entrepreneur adalah istilah yang disamakan dengan kewirausahaan yang
mulai dipopulerkan di Indonesia sejak tahun 1990. Kewirausahaan berasal
dari istilah entrepeneurship yang sebenarnya berasal dari kata entrepreneur
(Soeparman Soemahamidjaja 1977:2) yang artinya suatu kemampuan (ability) dalam
berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya,
tenaga penggerak tujuan, siasat kiat dan proses dalam menghadapi tantangan hidup.
Dalam pengertian ini Marzuki Usman(1997:3) mengatakan entrepreneur adalah
seorang yang memiliki kombinasi unsur (elemen-elemen) internal yang
meliputi kombinasi inovasi, visi, komunikasi, optimisme, dorongan semangat dan
kemampuan untuk memanfaatkan peluang usaha.
Pendapat
David Osborne & Ted Gaebler (1992) dalam bukunya ”Renventing Govermenent”
lebih jelas mengatakan bahwa dalam perkembangan dunia dewasa ini dituntut
pemerintah yang berjiwa kewirausahaan (Entrepreneurrial Governement).
Dengan memiliki jiwa kewirausahaan maka birokrasi dan instansi akan memiliki inovasi, optimisme dan berlomba untuk menciptakan cara-cara baru yang lebih efisien, efektif, inovatif, fleksibel dan adaptif.
Untuk sampai
pada pembahasan mengenai cyberpreneur, terlebih dahulu perlu dijelaskan satu
istilah yaitu cyberspace (ruang maya), karena cyberspace-lah yang akan menjadi
objek atau concern dari cyberpreneur. Istilah cyberspace untuk pertama kalinya
diperkenalkan oleh William Gibson seorang penulis fiksi ilmiah (science fiction)
dalam novelnya yang berjudul Neuromancer Istilah yang sama kemudian diulanginya
dalam novelnya yang lain yang berjudul Virtual Light.
Menurut
Gibson, cyberspace ”... was a consensual hallucination that felt and looked
likea physical space but actually was a computer-generated construct
representing abstract data”. Pada perkembangan selanjutnya seiring dengan
meluasnya penggunaan komputer. istilah ini kemudian dipergunakan untuk menunjuk
sebuah ruang elektronik (electronic space), yaitu sebuah masyarakat virtual
yang terbentuk melalui komunikasi yang terjalin dalam sebuah jaringan kornputer
(interconnected computer networks).’ Pada saat ini, cyberspace sebagaimana
dikemukakan oleh Cavazos dan Morin adalah:”... represents a vast array of
computer systems accessible from remote physical locations”.
Aktivitas
yang potensial untuk dilakukan di cyberspace tidak dapat diperkirakan secara
pasti mengingat kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat dan mungkin
sulit diprediksi. Namun, saat ini ada b eberapa aktivitas utama yang sudah
dilakukan di cyberspace seperti Commercial On-line Services, Bullelin Board
System, Conferencing Systems, Internet Relay Chat, Usenet, EmaiI list, dan
entertainment. Sejumlah aktivitas tersebut saat ini dengan mudah dapat dipahami
oleh masyarakat kebanyakan sebagai aktivitas yang dilakukan lewat Internet.
Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa apa yang disebut dengan ”cyberspace”
itu tidak lain. adalah Internet yang juga sering disebut sebagai ”a
network of net works”. Dengan karakteristik seperti ini kemudian ada juga yang
menyebut ”cyber space” dengan istilah ”virtual community” (masyarakat maya)
atau ”virtual world” (dunia maya).
Kini dengan munculnya berbagai istilah yang memakai “cyber”, seperti cyber-space, cyber-city, cyber-organism (cyborg), cyber law dan cyber-eprityng. Karena di sana tersirat kata komputer, momunikasi, internet, yang menuju arti “Verbal” atau maya secara kasar ada tetapi dalam dunia yang tidak tersentuh tangan secara fisik.
Kini dengan munculnya berbagai istilah yang memakai “cyber”, seperti cyber-space, cyber-city, cyber-organism (cyborg), cyber law dan cyber-eprityng. Karena di sana tersirat kata komputer, momunikasi, internet, yang menuju arti “Verbal” atau maya secara kasar ada tetapi dalam dunia yang tidak tersentuh tangan secara fisik.
Adapun
defenisi Cyberpreneur dikemukakan oleh Wahyu Pramusinto yang mengemukakan bahwa
:
“Cyberpreneur atau infopreneur adalah orang yang bisnia utamanya adalah berbagi dan menjual informasi elektronik -membuat blog atau website - memasarkan produk sendiri atau orang lain. Umumnya adalah seorang enterpreneur yang menghasilkan uang dengan cara menjual informasi melalui internet. Profesi ini sudah ada sebelum internet berkembang pesat. Biasanya mereka menjual informasi melalui audio cd, cd rom, video, talkshow, conference. Dengan adanya internet, mereka bisa menjual informasi melalui internet. Pangsa pasar yang lenih luas karena internet bisa diakses dari seluruh dunia”
Dengan defenisi di atas disimpulkan bahwa cyberpreneur atau infopreneur adalah mereka yang memanfaatkan cyberspace atau dunia maya untuk mengembangkan bisnis atau mendapatkan profit. Cyberpreneur sering dikatakan pula sebagai entrepreneur online, mereka secara bersama-same berusaha membuka pasar baru di dunia cyber, baik pengusaha pemula aupun pengusaha yang telah mapan.
Umumnya pendekatan diantara keduanya akan berbeda di beberapa aspek yang sifatnya praktis. Pengusaha muda (startup) umumnya sangat antusias dengan fleksibilitas yang tinggi. Fleksibilitas tersebut juga tampak pada teknologi yang digunakan, startup companies dapat mengatur infrastruktur teknologi yang digunakan disesuaikan dengan e-toko mereka. Tidak demikian dengan pengusaha lama, mereka harus lebih berhati-hati terutama untuk menjaga nama baik mereka.
B. Pengertian dan Konsep Pemasaran
“Cyberpreneur atau infopreneur adalah orang yang bisnia utamanya adalah berbagi dan menjual informasi elektronik -membuat blog atau website - memasarkan produk sendiri atau orang lain. Umumnya adalah seorang enterpreneur yang menghasilkan uang dengan cara menjual informasi melalui internet. Profesi ini sudah ada sebelum internet berkembang pesat. Biasanya mereka menjual informasi melalui audio cd, cd rom, video, talkshow, conference. Dengan adanya internet, mereka bisa menjual informasi melalui internet. Pangsa pasar yang lenih luas karena internet bisa diakses dari seluruh dunia”
Dengan defenisi di atas disimpulkan bahwa cyberpreneur atau infopreneur adalah mereka yang memanfaatkan cyberspace atau dunia maya untuk mengembangkan bisnis atau mendapatkan profit. Cyberpreneur sering dikatakan pula sebagai entrepreneur online, mereka secara bersama-same berusaha membuka pasar baru di dunia cyber, baik pengusaha pemula aupun pengusaha yang telah mapan.
Umumnya pendekatan diantara keduanya akan berbeda di beberapa aspek yang sifatnya praktis. Pengusaha muda (startup) umumnya sangat antusias dengan fleksibilitas yang tinggi. Fleksibilitas tersebut juga tampak pada teknologi yang digunakan, startup companies dapat mengatur infrastruktur teknologi yang digunakan disesuaikan dengan e-toko mereka. Tidak demikian dengan pengusaha lama, mereka harus lebih berhati-hati terutama untuk menjaga nama baik mereka.
B. Pengertian dan Konsep Pemasaran
Konsep atau
istilah pemasaran bersala dari kata dasar pasar. Pada mulanya pasar diartikan
sebagai tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Dalam perkembangan
selanjutnya pengertian pasar ini berkembang menjadi keseluruhan permintaan
barang atau jasa oleh pembeli-pembeli poteensial.
Menurut
Philip Kotler dalam Hidayat (1998) mengemukakan bahwa pasar terdiri dari semua
pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan dan keinginan tertentu serta mau
dan mampu turut dalam pertukaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan itu.
Suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus efektif menjalankan konsep pemasaran agar keuntungan yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik. Ini menandakan bahwa kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasi dan dikelola dengan cara yang labih baik.
Suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus efektif menjalankan konsep pemasaran agar keuntungan yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik. Ini menandakan bahwa kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasi dan dikelola dengan cara yang labih baik.
Falsafah
konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan
kebutuhan konsumen. Kegiatan perusahaan yang berdasar pada konseop pemasaran
ini harus diarahkan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Secara definitive dapat
dikatakan bahwa konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa
pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomis dan social bagi
kelangsungan hisup perusahaan (Swasta, 1996).
Dari
definisi tersebut, perusahaan memiliki konsekuensi seluruh kegiatan perusahaan
harus diarahkan untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan mampu memberikan
kepuasan agar mendapat laba dalam jangka panjang. Organisasi perusahaan yang
menerapkan konsep pemasaran ini disebut organisasi pemasaran.
Konsep
pemasaran juga menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi adalah
menjadi lebih efektif daripada para pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran
guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan pasar sasaran (Kotler, 1997). Konsep
pemasaran ini bersandar pada empat pilar, yaitu : pasar sasaran, kebutuhan
pelanggan, pemasaran terpadu dan profitabilitas.
Dewasa ini
konsep pemasaran mengalami perkembangan yang semakin maju sejalan dengan
majunya masyarakat dan teknologi. Perusahaan tidak lagi berorientasi hanya pada
pembeli saja, akan tetapi berorientasi pada masyarakat atau manusia. Konsep
yang demikianlah yang disebut dengan konsep pemasaran masyarakat (Swasta,
1996).
C. Pengertian dan Karakter Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
C. Pengertian dan Karakter Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Pengertian
dan karakter usaha kecil dan menengah di Indonesia masih beragam dan tergantung
dari konsep yang digunakan. Usaha Kecil masih sering identik dengan pengusaha
golongan ekonomi lemah sehingga sampai saat ini masih banyak perbedaan pendapat
tentang definisi Usaha kecil.
Kriteria usaha kecil di Indonesia berbeda–beda tergantung pada fokus permasalahan yang dituju dan di instansi yang berkaitan dengan sektor ini. Badan pusat Statistik (BPS) secara konsisten sejak tahun 1974 menggunakan pedoman jumlah tenaga kerja dalam mendefinisikan usaha kecil bilamana suatu usaha menggunakan jumlah tenaga kerja antara 5 dan 19 orang dikategorikan sebagai Usaha Kecil.
Kriteria usaha kecil di Indonesia berbeda–beda tergantung pada fokus permasalahan yang dituju dan di instansi yang berkaitan dengan sektor ini. Badan pusat Statistik (BPS) secara konsisten sejak tahun 1974 menggunakan pedoman jumlah tenaga kerja dalam mendefinisikan usaha kecil bilamana suatu usaha menggunakan jumlah tenaga kerja antara 5 dan 19 orang dikategorikan sebagai Usaha Kecil.
Departemen
perindustrian, pada tahun 1990, mengemukakan kriteria usaha kecil dari sisi
finensial, yaitu usaha yang nilai asetnya (tidak termasuk rumah dan tanah),
dibawah Rp. 600.000.000. sementara menurut Kamar dagang dan industri (KADIN),
sektor usaha yang tergolong kecil kalau memiliki modal aktif di bahwa Rp.
150.000.000. dengan turn over di bawah Rp. 600.000.000 per tahun, kecuali untuk
sektor kontruksi dengan batasan memiliki modal aktif dibawah Rp. 250.000.000.
dengan turn over dibawah Rp. 1 milyar per tahun. Pada tahun 1990 Bank Indonesia
menentukan kriteria usaha kecil dari sisi finansial, yaitu usaha yang asetnya
(tidak termsuk tanah dan bangunan), dibawah Rp. 600.000.000.
Dengan
adanya Undang-undang tentang Usaha Kecil, maka paling tidak ada acuan formal
tentang pengertian usaha kecil. Di dalam UU No.9 /1999 tentang Usaha Kecil
disebutkan bahwa usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil
dan memenuhi kriteria kekayaan bersih/hasil penjualan tahunan serta kepemilikan
sebagaimana diatur didalam Undang-undang ini. Untuk lebih jelas dengan
menggunakan angka nilai asset neto, dijelaskan dalam UU No.9 /1999 ditetapkan
bahwa Usaha kecil adalah suatu unit usaha yang memiliki nilai asset neto (tidak
termasuk tanah danbangunan) yang tidak melebihi Rp. 200 juta, atau penjualan
per tahun tidak lebih besar dari 1 miliar.
Sedangkan
menurut Inpres No. 10/1999 tersebut, Usaha Menengah adalah suatu unit dengan
nilai asset neto (di luar tanah dan gedung) antara Rp 200 juta hingga Rp 10
miliar. Definisi yang paling baru dan mengakomodasi semua aspek atau
kriteria yang dipakai oleh berbagai institusi (Hajati, 2003:46), yaitu:
- Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
- Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 1 milyar.
- Milik Warga Negara Indonesia.
- Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahan yang dimiliki, dikuasai ataupun berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Besar.
- Berbentuk usaha perorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum atau usaha yang berbadan hukum termasuk koperasi.
Menurut
Hudha Sakti (2006), komunitas usaha kecil dan menengah (UKM) bagian dari sistem
ekonomi Indonesia yang sangat strategis dalam mendorong dan menggerakkan
pertumbuhan ekonomi ditinjau dari berbagai aspek yang dimilikinya, yaitu :
- Kemampuan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dengan tingkat pendidikan dan keterampilan yang relatif rendah diperkirakan daya serap pada sektor UMKM mencapai 79,04 juta tenaga kerja atau 99,4 % dari total angkatan kerja yang bekerja.
- Aktivitas bisnis UMKM mengisi semua sektor ekonomi diantaranya pertanian, perdagangan, jasa, industri dan sebagainya.
- Kontribusi UMKM dalam pembentukan PDB cukup signifikan yakni mencapai sedikitnya 56,72 % dari total PDB
- Proses produksi lebih banyak memanfaatkan bahan baku lokal, dan
- Agregasi atau jaringan UMKM memperkuat perekonomian lokal maupun nasional.
Usaha kecil
dan menengah (UKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu
negara ataupun daerah, termasuk di Indonesia. Usaha Kecil & Menengah (UKM)
ini juga sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja dan UKM juga sangat
produktif dalam menghasilkan tenaga kerja baru & juga dapat menambah jumlah
unit usaha baru yang mendukung pendapatan rumah tangga dari UKM tersebut. Usaha
Kecil & Menengah (UKM) juga memiliki fleksibilitas usaha yang bagus jika
dibandingkan dengan usaha yang berkapasitas besar. Dulu UKM belumlah
mendapatkan perhatian yang penuh dari pemerintah, tapi sekarang pemerintah
sedang menggalakkan program-program untuk peningkatan usaha kecil &
menengah (UKM) yang ada di Indonesia serta memberikan perhatian yang khusus
kepada UKM-UKM tersebut.
D. Perkembangan Teknologi Informasi dan Masa Depan UKM
D. Perkembangan Teknologi Informasi dan Masa Depan UKM
Seiring
pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah membawa dampak
di bidang perekonomian. Era ekonomi yang dewasa ini mulai dihadapi sering
disebut era “ekonomi modern atau ekonomi baru/EB (the new economy/NE).” Ekonomi
Baru sebenarnya menyangkut keseluruhan industri (dalam arti luas) yang bersaing
dalam “tatanan” dan “cara” baru. EB bukan hanya menyangkut “teknologi tinggi,”
tetapi lebih pada berinovasi dalam melakukan bisnis, terkait dengan produk
(barang/jasa), “sektor,” dan sebagainya. Aktivitas produktif dalam EB
menghadapi isu dan karakteristik yang hampir serupa, yaitu cepat, global,
berjaringan, semakin dipengaruhi/ditentukan oleh “pengetahuan”, semakin sarat
teknologi/inovasi.
Perbedaan EB
dengan ekonomi “lama” (sebelumnya) pada dasarnya lebih pada “paradigma dalam
melaksanakan/ mengelola dan mengembangkan aktivitas ekonomi. EB sangat sarat
dengan dinamika perubahan yang cepat, aktivitas yang seolah tanpa batas
(borderless), dan jaringan yang menjadi pola hubungan keseharian yang
menentukan bagaimana proses nilai tambah dilakukan, serta bagaimana keterkaitan
dan daya saing dibangun dan dipertahankan. Terlebih penting lagi sebenarnya
adalah bahwa pengetahuan (knowledge) dan inovasi dianggap sebagai pendorong
utama (the driving force) bagi EB.
Dalam
kemajuan teknologi dan restrukturisasi perekonomian dunia pada dewasa ini
dan kecenderungannya di masa yang akan datang, yang telah
mengintegrasikan bagian-bagian dunia ini menjadi suatu ekonomi global maka
syarat ketahanan (survival) bagi wilayah adalah harus mempunyai akses dan cukup
kompetitif dalam sistem tersebut. Artinya wilayah harus mampu menempatkan diri
dalam jaringan (networking) ekonomi nasional dan global. Lebih tegas lagi
maknanya adalah local economic development harus dijadikan sebagai wahana untuk
melakukan integrasi jaringan (networking) ini.
Pengertian
integrasi jaringan tidak saja terhadap ekonomi nasional maupun global, namun
juga secara internal yaitu jaringan kelembagaan sosial ekonomi secara
lokal dan regional. Pada kaitan ini integrasi jaringan ditujukan pada
identifikasi dan penciptaan kesempatan-kesempatan bisnis secara inovatif. Jadi
yang menjadi sasaran adalah penciptaan suatu kewiraswastaan secara kolektif.
(Tommy Firman, 2005)
Ketua komite
ekonomi APEC, Mitsuru Takeuchi dalam Sussongko (2005) mengatakan, tatanan
ekonomi baru dunia sangat terkait dengan perkembangan usaha kecil dan menengah,
dan hal ini tidak dapat dilepaskan dari basis teknologi informasi. Ia
mengatakan bahwa dalam perkembangan teknologi yang sangat cepat sekarang ini
justru perusahaan skala kecil dan menengah yang mampu dengan cepat menyesuaikan
diri.
Ketua Umum
Forum Nasional UKM, Sofyan Tan menilai UKM harus melihat manfaat internet untuk
akses pasar secara mudah dan efisien seiring era globasasi yang mau atau tidak
mau pasti akan dihadapi. Kondisi inu menuntut UKM untuk memilih yang efektif
dan kena sasaran. Trend sekarang yang terjadi adalah adanya trading house yang
selalu untung besar. Dengan adanya internet, pelaku UKM bisa langsung
berkomunikasi dengan buyers-nya. Sehingga mereka bisa memperoleh untung yang
lebih besar.
Dalam
pemberdayaan dan pengembangan UKM maka salah satu hambatan yang dihadapi adalah
keterbatasan akses pasar. Di lain pihak kemampuan melakukan promosi sangat
minim karena ketiadaan biaya. Mengatasi permasalahan tersebut maka kehadiran
teknologi informasi menjadi jawaban atas kendala tersebut.
Namun disisi
lain kita diperhadapkan pada masalah lainnya yautu kondisi masyarakat belum
melek komputer, termasuk dalam hal kepemilikan komputer yang masih rendah.
Berdasarkan data pada 2001 kepemilikan komputer di Indonesia cuma 11 per 1000
penduduk dan merupakan yang terendah di ASEAN.
Dengan
perkembangan masyarakat virtual yang demikian besar saat ini, banyak orang yang
berpartisipasi dalam berbagai interest group online – memperlihatkan pergeseran
pardigma dari kekuatan ekonomi yang bertumpu pada pembuat / manufacturer ke
kekuatan pasar. Paling tidak demikian yang dilihat oleh John Hagel dan Arthur
Armstrong, sepasang analis dari McKinsey http://www.mckinsey.com/ sebuah
perusahaan konsultan manajemen internasional.
Masyarakat
virtual telah memperlihatkan effek-nya. Situs investment seperti Motley Fool
http://www.fool.com/ memungkinkan anggota untuk bertukar pengalaman tanpa
melalui broker atau perantara. Parents Place melalui situs
http://www.parentsplace.com/ merupakan tempat pertemuan para orang tua yang
akhirnya memberikan kesempatan pada vendor-vendor kecil untuk mencapai
pelanggan potensial mereka untuk produk yang sangat spesifik seperti makanan
bayi dan shampo.
Masyarakat
virtual akan menggoyang kehebatan divisi marketing dan penjualan di
perusahaan-perusahaan besar. Justru perusahaan-perusahaan kecil dengan produk
yang lebih baik dan customer service yang baik akan dapat menggunakan
masyarakat virtual ini untuk mengalahkan perusahaan besar – sesuatu yang cukup
sulit dimengerti di dunia nyata.
A. Jenis
Tulisan
Tulisan ini bersifat deskriptif mengenai implelemtasi cyberpreneurship sebagai upaya meningkatkan pemasaran produk usaha kecil dan menengah (UKM) di Sulawesi Selatan, ditunjang dengan berbagai literatur yang relevan dengan masalah yang dikaji, kemudian disusun dalam bentuk kajian ilmiah.
B. Objek Tulisan
Implementasi Cyberpreneurship pada usaha kecil dan menengah (UKM) di Sulawesi Selatan dijadikan sebagai objek tulisan. Cyberpreneur atau infopreneur adalah mereka yang memanfaatkan cyberspace atau dunia maya untuk mengembangkan bisnis atau mendapatkan profit. Untuk mengaplikasikan konsep cyberpreneur dikembangkan konsep atau rumus dasar dalam mengaplikasikan konsep cyberpreneur, yaitu : Content – Traffic – Presell – Monetize. Dengan mengimplementasikan konsep cyberpreneurship, UKM diharapkan dapat memaksimalkan cyberspace atau dunia maya sebagai dunia tanpa batas dalam memasarkan produknya sehingga dapat meingkatkan pemasaran.
C. Pengumpulan Data
Data yang disajikan dalam tulisan ini bersumber dari berbagai literatur seperti buku, majalah dan jurnal.
D. Prosedur Penulisan
Data dan informasi yang terkumpul diseleksi sehingga diperoleh data dan informasi yang paling relevan dengan masalah yang dikaji dan selanjutnya disusun menjadi karya ilmiah
A.
Implementasi Cyberpreneur
Cyberpreneur
berkaitan erat bagaimana seseorang berkreatifitas atau bagaimana membuat
lapangan pekerjaan sendiri ( berwirausaha ) atau memasarkan produk usahanya
dengan mengeluarkan ide-ide dan cara yang lebih fleksibel dalam berbisnis
sehingga kita dapat membuat “sesuatu yang tidak mungkin di lakukan menjadi
mungkin untuk kita lakukan”. yang semua itu dapat kita lakukkan di dunia
maya/internet atau cyberspace.
Saat
ini dengan adanya jaringan internet dan aplikasi-aplikasi yang
mendukung kita untuk berinteraksi atau berbisnis itu tidak harus
bertatatap muka langsung dengan rekanan, dan juga sangat mungkin
meninggalkan pemikiran lama bagaimana cara membuat suatu usaha itu
harus menggunakan modal yang besar, sehingga dengan memaksimalkan jaringan
internet yang ada kita dapat menjadi seorang enterpreneur yang tanpa mengenal
tempat, jarak dan waktu dalam menjalankan usaha atau bisnis.
Seorang
cyberpeneur atau infopreneur adalah mereka yang kreatif menggunakan data dan
informasi yang tersedia untuk menghasilkan informasi baru, mengelola dan
menyebarluaskan informasi yang dapat memberikan manfaat bagi pemakainya. Ia
juga mempunyai visi, dapat mengembangkan kandungan informasi secara inventif
dengan menggunakan media teknologi informasi.
Untuk
mengaplikasikan konsep cyberpreneur maka dibutuhkan adalah Website dan blog.
Memiiliki website atau blog sebagai sarana pemasaran secara online adalah suatu
keharusan. Karena dengan memiliki website, membuat usaha atau bisnis UKM dapat
diketahui selama 24 jam sehari. Salah satu strategi pemasaran yang penting dari
web adalah anda dapat menjelaskan secara rinci produk dan jasa yang dijual.
Selain itu kita dapat membujuk pengunjung untuk membeli produk atau jasa anda.
Oleh karena itu wbsite UKM hendaknya menyajikan informasi yang berguna,
memiliki traffic yang tinggi, aplikasi memasarkan produk dan adanya
search engine yang friendly.
Untuk
mengaplikasikan konsep cyberpreneur, Wahyu Parmusinto (2008) mengemukakan
konsep atau rumus dasar dalam mengaplikasikan konsep cyberpreneur, yaitu
: Content – Traffic – Presell – Monetize.
Konsep di
atas apabila diaplikasikan pada UKM dimaksudkan bahwa UKM yang ingin sukses
berbisnis secara online dituntut untuk memiliki atau membangun website
yang hidup sebagai usaha, oleh karena itu UKM tersebut harus memulianya dengan
membangun Isi atau Content yang bermutu.
Dengan
adanya isi yang bagus akan menarik pengunjung atau Traffic akan meningkat.
Setelah pengunjung datang tugas selanjutnya adalah membangun Pra Jual atau
Presell yakni menarik hati pengunjung atau pelanggan.Selanjutnya kita membangun
kepercayaan mereka pelanggan terhadap kita dan produk kita. Setelah itu baru
pada saatnya kita akan mendatangkan uang dengan strategi Monetise yg tepat.
Adapun
gambaran atau langkah mewujudkan konsep di atas adalah sebagai berikut :
a). Content
Pengusaha UKM Mengembangkan berbagai website yang menarik. Hal ini bertujuan untuk menjadikan web lebih kearah penyedia berita, layanan sms, layanan diskusi, layanan direktori atau hal umum yang diinginkan orang lain. Pelaku UKM juga dapat memanfaatkan Website sebagai katalog, online store, lelang blog dan lain-lain.
a). Content
Pengusaha UKM Mengembangkan berbagai website yang menarik. Hal ini bertujuan untuk menjadikan web lebih kearah penyedia berita, layanan sms, layanan diskusi, layanan direktori atau hal umum yang diinginkan orang lain. Pelaku UKM juga dapat memanfaatkan Website sebagai katalog, online store, lelang blog dan lain-lain.
Pelaku UKM
juga dapat memanfatkan Forum atau tempat diskusi lainnya menjadi media yang
efektif sebagai alat promosi bisnis secara online . Manfaatkan tool signature
yang diberikan oleh pemilik forum dengan link menuju web anda.
Pelaku UKM juga dapat menawarkan jasa pembuatan website, program, mengembangkan ruang iklan dengan script yang sudah ada atau dengan menyediakan ruang iklan baris bagi pelaku usaha lainnya. Berikut ini contoh halaman website dengan content yang cukup baik :
Pelaku UKM juga dapat menawarkan jasa pembuatan website, program, mengembangkan ruang iklan dengan script yang sudah ada atau dengan menyediakan ruang iklan baris bagi pelaku usaha lainnya. Berikut ini contoh halaman website dengan content yang cukup baik :
b). Traffic
Untuk meningkatkan traffic kita bias mengoptimalkan fungsi meisn pencari atau serach engine. Sebagian besar pengguna internet mencari informasi melalui search engine seperti Google, Yahoo, MSN dll sesuai dengan keyword atau kata kunci yang diinginkan atau dikenal dengan istilah SEO (Search Engine optimization). Umumnya pengguna hanya akan mengklik link yang teratas dari hasil pencariannya atau setidaknya link yang ada pada halaman pertama saja. Supaya website anda bisa tampil di halaman depan, optimasi terhadap website perlu dilakukan agar strategi pemasaran berhasil. Pelaku UKM dapat memasang iklan / adwords yang tepat di google adwords untuk bisa mendapatkan pengunjung yang banyak.
Pelaku UKM juga hendaknya membuat banner yang berubah. Pemasangan banner di situs yang memiliki banyak pengunjung tentu bisa menarik banyak pengguna internet untuk berkunjung ke situs anda. Pertukaran banner dengan situs sejenis juga dapat membantu optimasi web anda. Pelaku UKM juga melakukan Affiliate program, yaitu melakukan update program menjadi menarik pengunjung.nWebsite yang berhasil adalah website UKM yang banyak dikunjungi orang minimal 1000 pengunjung perhari. Dan tentunya perlu proses untuk menghasilkan 1000 pengunjung. Berikut ini adalah contoh traffic dari sebuah web :
Untuk meningkatkan traffic kita bias mengoptimalkan fungsi meisn pencari atau serach engine. Sebagian besar pengguna internet mencari informasi melalui search engine seperti Google, Yahoo, MSN dll sesuai dengan keyword atau kata kunci yang diinginkan atau dikenal dengan istilah SEO (Search Engine optimization). Umumnya pengguna hanya akan mengklik link yang teratas dari hasil pencariannya atau setidaknya link yang ada pada halaman pertama saja. Supaya website anda bisa tampil di halaman depan, optimasi terhadap website perlu dilakukan agar strategi pemasaran berhasil. Pelaku UKM dapat memasang iklan / adwords yang tepat di google adwords untuk bisa mendapatkan pengunjung yang banyak.
Pelaku UKM juga hendaknya membuat banner yang berubah. Pemasangan banner di situs yang memiliki banyak pengunjung tentu bisa menarik banyak pengguna internet untuk berkunjung ke situs anda. Pertukaran banner dengan situs sejenis juga dapat membantu optimasi web anda. Pelaku UKM juga melakukan Affiliate program, yaitu melakukan update program menjadi menarik pengunjung.nWebsite yang berhasil adalah website UKM yang banyak dikunjungi orang minimal 1000 pengunjung perhari. Dan tentunya perlu proses untuk menghasilkan 1000 pengunjung. Berikut ini adalah contoh traffic dari sebuah web :
c). Presell
Presell secara sederhana bagaimana pengunjung terkesan dengan produk atau jasa yang ditawarkan atau termotivasi karena Content yg bagus.Biasanya pebisnis online mempunyai sebuah halaman presell page dengan mengungkapkan keinginan dengan bahasa seperti ini:
PESAN SEKARANG JUGA! , JANGAN TUNDA LAGI,AMBIL TINDAKAN SEKARANG JUGA! , JOIN DISINI!
Kata-kata seperti itu bisa membangkitkan semangat orang untuk membeli produk anda sekarang juga.Sampaikan maksud anda dengan jelas,singkat,padat,dan jujur.Anda tidak perlu malu,karena memang tujuan anda adalah menjual produk. Untuk membuat presell yang tepat pelaku UKM dapat melakukan langkah, antara lain : Memberikan rekomendasi produk dengan cara membandingkan beberapa produk, Digunakan pada website dengan tipe Blogs, Review, Comparation, dan Ditulis dengan bahasa inggris.
d). Monetize
Secara garis besar monetize adalah bagaimana website atau blog kita bisa menghasilkan sesuatu dalam bentuk finansial. Banyak cara atau program untuk memonetize website, antara lain : Selling Point yaitu jenis usaha dimana anda menjual sebuah produk. Baik itu berupa barang ataupun jasa seperti layanan konsultasi. Bedanya dengan afiliasi, anda menjual barang anda sendiri, bukan barang orang lain. Jadi anda harus memiliki produk dulu baru bisa masuk ke jenis usaha ini.
Presell secara sederhana bagaimana pengunjung terkesan dengan produk atau jasa yang ditawarkan atau termotivasi karena Content yg bagus.Biasanya pebisnis online mempunyai sebuah halaman presell page dengan mengungkapkan keinginan dengan bahasa seperti ini:
PESAN SEKARANG JUGA! , JANGAN TUNDA LAGI,AMBIL TINDAKAN SEKARANG JUGA! , JOIN DISINI!
Kata-kata seperti itu bisa membangkitkan semangat orang untuk membeli produk anda sekarang juga.Sampaikan maksud anda dengan jelas,singkat,padat,dan jujur.Anda tidak perlu malu,karena memang tujuan anda adalah menjual produk. Untuk membuat presell yang tepat pelaku UKM dapat melakukan langkah, antara lain : Memberikan rekomendasi produk dengan cara membandingkan beberapa produk, Digunakan pada website dengan tipe Blogs, Review, Comparation, dan Ditulis dengan bahasa inggris.
d). Monetize
Secara garis besar monetize adalah bagaimana website atau blog kita bisa menghasilkan sesuatu dalam bentuk finansial. Banyak cara atau program untuk memonetize website, antara lain : Selling Point yaitu jenis usaha dimana anda menjual sebuah produk. Baik itu berupa barang ataupun jasa seperti layanan konsultasi. Bedanya dengan afiliasi, anda menjual barang anda sendiri, bukan barang orang lain. Jadi anda harus memiliki produk dulu baru bisa masuk ke jenis usaha ini.
Affiliate
Program adalah cara menghasilkan uang dengan mereferensikan suatu produk atau
layanan dari pemasang iklan. Kita akan mendapatkan penghasilan jika ada yang
melakukan transaksi dari kode affiliate kita. Perusahaan besar di bidang
internet sebagian besar memberikan layanan ini untuk meningkatkan penjualan
mereka. Jadi ibaratnya adalah kita sebagai sales penjualan mereka. Contoh situs
affiliate diantaranya cj.com amazon.com dan lain sebagainya.
Pay Per
Click adalah program yang dari dulu sampai sekarang masih bertahan dan tetap
menjadi andalan. Kita akan dibayar atau mendapat penghasilan jika ada user yang
mengklik apa yang di tampilkan oleh pemasang iklan. Contoh program ini
diantaranya adalah Google adsense, adbrite, adspeedy dan lain-lain.
Pay Per
Post/ Review sistem ini merupakan baru dan sedang booming sekarang ini. Kita
akan diberikan tugas oleh broker atau dari peursahaan langsung untuk mereviews
produk atau jasa mereka. Dari posting atau reviews yang kita tulis, kita akan
mendapatkan bayaran sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya. Namun
sayangnya sistem seperti tidak disukai oleh sebagian besar mesin pencari dan
dianggap kurang pair. Jadi harus lebih berhati-hati dalam mereviews, karena ada
hubungannya dengan SEO blog anda. Contoh program ini diantaranya adalah
reviewme.com atau sponsoredreviews.com. Contoh monotize terlihat pada halaman
website sebagai berikut :
B. Contoh Aplikasi Pemasaran Online Produk UKM Sulsel
Untuk
meng-online-kan UKM pada dasranya mirip seperti ketika menjual produk secara
konvensional, yaitu memajang produk yang Anda jual di toko/showroom. Di
internet pun, Anda juga harus memiliki tempat untuk memajang produk yang Anda
jual, yang biasa disebut sebagai toko online.
Untuk membuat toko online, Anda harus memiliki :
1. Domain, yaitu alamat toko online di internet.
2. Hosting, yaitu tempat menaruh semua data yang terkait dengan produk yang Anda jual.
3. Design toko online yang dilengkapi fasilitas e-commerce, seperti :
Untuk membuat toko online, Anda harus memiliki :
1. Domain, yaitu alamat toko online di internet.
2. Hosting, yaitu tempat menaruh semua data yang terkait dengan produk yang Anda jual.
3. Design toko online yang dilengkapi fasilitas e-commerce, seperti :
• Tampilan produk yang cantik dilengkapi dengan informasi produk.
• Menampilkan produk terbaru dan produk dengan harga khusus/diskon/spesial.
• Menampilkan featured product/product unggulan.
• Mampu menampilkan variasi produk yang tersedia (warna, ukuran, dsb.) beserta masing-masing stok dan harganya.
• Memiliki shopping cart/keranjang belanja.
• Memiliki fasilitas tracking/pelacakan proses pesanan untuk pemilik toko maupun pembeli.
• Bisa melakukan kontrol stok barang.
• Notifikasi pemesanan via email.
• Bisa memasukkan pajak.
• Bisa melihat daftar pelanggan toko online.
• Bisa melihat laporan penjualan.
Dalam pemaparan ini dikemukakan contoh aplikasi pemasaran online produk UKM Suawesi Selatan yang merupakan bagian dari implementasi konsep cyberpreneurship. Sebagai contoh produk adalah berupa kerajinan tangan yang merupakan salah satu produk unggulan UKM di Sulawesi Selatan.
Berbagai aneka kerajinan tersebut telah menjadi souvenir khas Sulawesi Selatan sehingga tidak mengherankan bila banyak digemari oleh para wisatawan lokal dan asing yang mengunjungi daerah ini. Souvenir-souvenir tersebut mudah ditemukan di tempat-tempat wisata yang ada di Sulawesi Selatan,utamanya di daerah asal souvenir tersebut.
Melalui
konsep cyberpreneurship, maka penjualan souvenir khas Sulawesi Selatan
ditingkatkatkan pemasarannya melalui internet sehingga peluang besar untuk
mendapatkan keuntungan juga meningkat apalagi dengan penjualan melalui internet
maka pasarnya bisa menjangkau seluruh dunia dan cara kerja yang cukup
sederhana.
Untuk
dukungan penjualan, pelaku UKM dituntut memiliki kompetensi atau menyewa jasa
untuk desain web, pemesanan dan pengiriman barang serta materi pendukung
lainnya yang perlu disediakan dalam mendukung usaha ini. Dalam segi pemasaran,
berbisnis melalui internet cukup mudah. Kerajinan/souvenir yang akan dipasarkan
cukup dipasang di halaman web maka calon pembeli/pengunjung situs bisa
mengaksesnya kapan dan di mana saja berada. Ketika pengunjung situs berminat
membeli maka mereka tinggal mengisi form aplikasi yang tersedia dan transaksi
bisa dilakukan berdasarkan ketentuan yang telah ada.
Berbagai
cara yang bisa dilakukan dalam melakukan promosi/meningkatkan traffic penjualan
antara lain mendaftarkan situs web ke mesin pencari (search engine) yang
terkenal, promosi iklan, pertukaran link dan banner dengan web lain, mailing
list, membuka forum diskusi bersama pengunjung yang online, dan mencari sponsor
web.
Tujuan usaha
yang hendak dicapai adalaha terpasarkan produk/souvenir khas Sulawesi Selatan
di seluruh dunia sehingga bukan saja pengunjung yang datang ke Sulawesi Selatan
yang mampu memiliki produk tersebut. Tujuan lainnya adalah menciptakan peluang
pasar yang besar, Selain itu, tujuan lain yang bisa tercapai hádala
meningkatkan pendapatan masyarakat di Sulawesi Selatan khususnya para pengrajin
karena tentunya pesanan produk akan semakin banyak. Adapun gambaran sederhana
proses penjualannya digambarkan sebagai berikut :
a. Rincian
tugas
Adapun rincian tugas dari masing-masing pegawai diatur sebagaimana mestinya dan harus dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab guna memperoleh hasil sesuai yang direncanakan. Untuk itu tugas-tugas para pegawai adalah:
Adapun rincian tugas dari masing-masing pegawai diatur sebagaimana mestinya dan harus dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab guna memperoleh hasil sesuai yang direncanakan. Untuk itu tugas-tugas para pegawai adalah:
1.
Manajer usaha - Menangani pengadaan
barang-barang yang dibutuhkan
- Mengatur dan mengawasi kerja anggota-anggotanya
- Memberikan arahan kepada anggotanya
- Melakukan kerjasama dengan para pengrajin dan
membuka jaringan lain.
- Mengatur dan mengawasi kerja anggota-anggotanya
- Memberikan arahan kepada anggotanya
- Melakukan kerjasama dengan para pengrajin dan
membuka jaringan lain.
2.
Administrator Web - Mengelola proses
transaksi dan melayani
pengunjung online di web
- Melakukan pengecekan secara kontinyu terhadap
keadaan web
pengunjung online di web
- Melakukan pengecekan secara kontinyu terhadap
keadaan web
3.
Tenaga administrasi - Menangani
administrasi usaha
- Memegang pembukuan
- Mengelola persuratan kontrak
- Memegang pembukuan
- Mengelola persuratan kontrak
4.
Kurir produk - Melakukan proses pengecekan
barang yang dikirm
oleh pengrajin berdasarkan daftar pesanan
- Mengurus proses pengiriman barang ke alamat
Pembeli
2. Proses produksi
a. Pemesanan Souvenir
Pengunjung web yang tertarik membeli souvenir dapat memesan produk yang diinginkan melalui keranjang belanja yang disediakan atau tinggal mengklik tulisan/perintah di bagian bawah dari produk yang ingin dibeli dengan terlebih dahulu mengisi aplikasi pemesanan yang memuat boidata pemesan untuk mempermudah pengiriman souvenir. Untuk mempermudah calon pembeli dari luar negeri maka layanan bahasa pada halaman web kami akan menggunakan beberapa Bahasa, Selain Bahasa Indonesia maka kami juga akan menggunakan layanan Bahasa, Inggris dan Bahasa Jerman. belanja yang disediakan akan memuat kode produk, berat per produk, jumlah pesanan, harga per produk serta total berat dan keseluruhan uang yang harus dibayarkan khusus untuk produk yang dipesan sementara untuk ongkos kirim akan dihitung sendiri melalui layanan Link di web kami ke Jasa Layanan Pengiriman Barang Tiki sehingga calon pembeli bisa menghitung sendiri ongkos kirim produk. Pemilihan Jasa Layanan Pengiriman Barang Tiki karena jasa layanan ini bisa melayani pengantaran barang baik di dalam dan luar negeri serta proses pengiriman yang cepat.
b. Pembayaran Souvenir
Pembayaran dilakukan melalui Bank rekening bank yang telah ditetapkan oleh pelaku UKM. Sistem pembayaran yang akan diterapkan dalam usaha ini melalui 2 (dua) cara disesuaikan dengan jumlah souvenir yang dipesan. Sistem pembayaran yang dimaksud adalah:
oleh pengrajin berdasarkan daftar pesanan
- Mengurus proses pengiriman barang ke alamat
Pembeli
2. Proses produksi
a. Pemesanan Souvenir
Pengunjung web yang tertarik membeli souvenir dapat memesan produk yang diinginkan melalui keranjang belanja yang disediakan atau tinggal mengklik tulisan/perintah di bagian bawah dari produk yang ingin dibeli dengan terlebih dahulu mengisi aplikasi pemesanan yang memuat boidata pemesan untuk mempermudah pengiriman souvenir. Untuk mempermudah calon pembeli dari luar negeri maka layanan bahasa pada halaman web kami akan menggunakan beberapa Bahasa, Selain Bahasa Indonesia maka kami juga akan menggunakan layanan Bahasa, Inggris dan Bahasa Jerman. belanja yang disediakan akan memuat kode produk, berat per produk, jumlah pesanan, harga per produk serta total berat dan keseluruhan uang yang harus dibayarkan khusus untuk produk yang dipesan sementara untuk ongkos kirim akan dihitung sendiri melalui layanan Link di web kami ke Jasa Layanan Pengiriman Barang Tiki sehingga calon pembeli bisa menghitung sendiri ongkos kirim produk. Pemilihan Jasa Layanan Pengiriman Barang Tiki karena jasa layanan ini bisa melayani pengantaran barang baik di dalam dan luar negeri serta proses pengiriman yang cepat.
b. Pembayaran Souvenir
Pembayaran dilakukan melalui Bank rekening bank yang telah ditetapkan oleh pelaku UKM. Sistem pembayaran yang akan diterapkan dalam usaha ini melalui 2 (dua) cara disesuaikan dengan jumlah souvenir yang dipesan. Sistem pembayaran yang dimaksud adalah:
- Bayar langsung, yaitu apabila calon pembeli memesan souvenir di bawah 10 (sepuluh) buah setiap item barang maka calon pembeli langsung mengirimkan total uang yang harus dibayarkan termasuk ongkos kirim ke no. rekening tersebut di atas.
- Bayar Uang muka, yaitu apabila calon pembeli memesan souvenir di atas 10 (sepuluh) buah setiap item barang maka calon pembeli cukup mengirimkan uang muka sebesar 50 % dan sisanya ditambah dengan ongkos kirim akan dibayarkan/dikirim ketika souvenir telah siap kirim.
c. Pembuatan
Souvenir
Pembuatan
souvenir akan segera dikerjakan oleh pengrajin ketika telah mendapatkan konfirmasi
pemesanan dari kami dengan ketentuan salah satu proses pembayan tersebut di
atas telah dipenuhi oleh calon pembeli. Untuk mempermudah proses pemesanan ke
pengrajin maka dibuatkan katalog produk yang akan menjadi pegangan kami dan
pengrajin. Untuk pembelian secara partai yang lebih dari 10(sepuluh) buah
per item maka ketika pengerjaan telah mencapai 50 %, kami akan mengirimkan
foto-foto perkembangan (progress report) souvenir yang telah dipesan
melalui email begitu juga pada tahap akhir (finishing).
d.
Pengiriman Souvenir
Proses pengiriman souvenir ke alamat pemesan akan dilakukan ketika semua urusan administrasi telah rampung termasuk pembayaran produk ditambah dengan ongkos kirim. Untuk proses pengiriman barang, kami telah menetapkan Jasa Pengiriman Barang Tiki karena proses pengirimannya cepat dan mampu menjangkau wilayah dalam dan luar negeri. Tahap awal produk akan kami langsung ke kantor Tiki tapi lebih lanjut akan kami upayakan untuk kerjasama yaitu barang akan langsung dijemput oleh Tiki di workshop thecelebesmerchandise.com.
3. Rencana pemasaran
a. Penentuan harga jual
Dalam hal ini penentuan harga jual akan mengikuti besar tidaknya harga produksi dari tiap item souvenir. Untuk harga produksi telah ditetapkan oleh pengrajin sendiri sementara untuk harga jual kami akan mengambil keuntungan sebesar Rp. 10.000,- per produk.
Proses pengiriman souvenir ke alamat pemesan akan dilakukan ketika semua urusan administrasi telah rampung termasuk pembayaran produk ditambah dengan ongkos kirim. Untuk proses pengiriman barang, kami telah menetapkan Jasa Pengiriman Barang Tiki karena proses pengirimannya cepat dan mampu menjangkau wilayah dalam dan luar negeri. Tahap awal produk akan kami langsung ke kantor Tiki tapi lebih lanjut akan kami upayakan untuk kerjasama yaitu barang akan langsung dijemput oleh Tiki di workshop thecelebesmerchandise.com.
3. Rencana pemasaran
a. Penentuan harga jual
Dalam hal ini penentuan harga jual akan mengikuti besar tidaknya harga produksi dari tiap item souvenir. Untuk harga produksi telah ditetapkan oleh pengrajin sendiri sementara untuk harga jual kami akan mengambil keuntungan sebesar Rp. 10.000,- per produk.
b. Jumlah
produk yang dijual
Jumlah produk yang dijual disesuaikan dengan jumlah pesanan yang masuk. Rencana jumlah pesanan produk yang masuk selama satu semester awal 1500 produk. Banyaknya pesanan tentunya akan memberikan keuntungan yang besar.
Jumlah produk yang dijual disesuaikan dengan jumlah pesanan yang masuk. Rencana jumlah pesanan produk yang masuk selama satu semester awal 1500 produk. Banyaknya pesanan tentunya akan memberikan keuntungan yang besar.
c. Cara
pemasaran produk
Untuk memasarkan produk ukm,ada beberapa cara yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengunjung situs yang secara langung diharapkan pula mereka bisa berminat untuk melakukan transaksi terhdapap souvenir-souvenir yang ukm pasang di halaman web www.thecelebesmerchandise.com. Beberapa cara yang dimaksud adalah:
Untuk memasarkan produk ukm,ada beberapa cara yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah pengunjung situs yang secara langung diharapkan pula mereka bisa berminat untuk melakukan transaksi terhdapap souvenir-souvenir yang ukm pasang di halaman web www.thecelebesmerchandise.com. Beberapa cara yang dimaksud adalah:
- mendaftarkan situs web ke mesin pencari (search engine) yang terkenal, seperti yahoo, google, altavista, msn dan sebagainya. Untuk web submission, kita bisa melakukan secara manual atau memakai sofware submission.
- promosi iklan, yaitu promosi situs di jasa iklan baris gratis dengan menempatkan sesuai jenis dan kategorinya.
- pertukaran link dan banner dengan web lain yang mempunyai kesamaan misi dengan web ukm.
- mengelola mailing list, sehingga pengunjung akan senantiasa mengunjungi web ukm.
- membuka forum diskusi bersama pengunjung yang online, dan
- mencari sponsor web, yaitu mencari web yang identik dengan web ukm untuk diajak menjadi sponsor web. Dengan mengajak menjadi sponsor web maka ukm mengharapkan posisi ukm sedikit terangkat dan lebih cepat dikenal publik.
d.
Sasaran pengguna produk
Sasaran pengguna produk ukm yaitu kalangan masyarakat menengah ke atas, baik dalam dan luar negeri. Olehnya itu ukm menggunakan beberapa layanan bahasa pada halaman web ukm.
Sasaran pengguna produk ukm yaitu kalangan masyarakat menengah ke atas, baik dalam dan luar negeri. Olehnya itu ukm menggunakan beberapa layanan bahasa pada halaman web ukm.
e. Kebijaksanaan penjualan
Dalam usaha ini ukm akan memberikan bonus berupa potongan harga bagi konsumen yang membeli banyak.
C. Manfaat UKM Berbisnis Secara Online
Secara spesifik, manfaat UKM berbisnis secara online dikemukakan oleh…, sebagai berikut :
1. Memperluas pemasaran
Hambatan terbesar dari UKM adalah pasar yang terbatas. Dengan pasar yang terbatas semacam ini, tentu sulit diharapkan UKM dapat mengembangkan pemasaran. Untuk memperluas pasarnya, dibutuhkan dana yang tidak sedikit dan ini menjadi penyulit bagi para pemilik UKM yang memiliki modal yang tidak terlalu besar. Padahal seperti yang kita tahu, produk-produk yang dihasilkan oleh UKM di Indonesia banyak dilirik dan diminati oleh pasar dunia.
Dengan hadirnya internet yang sekarang ini sudah semakin murah biayanya, tentunya dapat menumbuhkan kembali kesempatan meraih peluang pasar bagi UKM. Kali ini pasar yang dapat direngkuh bukan cuma pasar dalam negeri, tapi juga pasar dunia. Dan tidak terbatas lagi pada daerah, wilayah atau kawasan tertentu. Karena dengan kehadiran internet dapat memperpendek jarak geografis dan melintasi batasan waktu.
2. Melayani
pembeli 24 jam
Dengan cara konvensional, pemilik UKM hanya bisa melayani pembeli selama hari kerja dan jam kerja. Sedangkan dengan menggunakan internet, pembeli bebas melihat-lihat produk dan membeli produk yang disukainya kapan pun dia mau 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu.
Dengan cara konvensional, pemilik UKM hanya bisa melayani pembeli selama hari kerja dan jam kerja. Sedangkan dengan menggunakan internet, pembeli bebas melihat-lihat produk dan membeli produk yang disukainya kapan pun dia mau 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu.
3. Melayani
banyak pembeli sekaligus
Pemilik UKM tidak perlu lagi merasa kewalahan melayani banyak pembeli dalam waktu yang bersamaan dan pembeli pun tidak perlu antri menunggu untuk dilayani, karena dengan internet, pembeli bisa langsung memilih produk dan menyelesaikan proses pembayaran tanpa perlu menunggu Anda melayani pembeli lain yang terlebih dahulu datang.
Pemilik UKM tidak perlu lagi merasa kewalahan melayani banyak pembeli dalam waktu yang bersamaan dan pembeli pun tidak perlu antri menunggu untuk dilayani, karena dengan internet, pembeli bisa langsung memilih produk dan menyelesaikan proses pembayaran tanpa perlu menunggu Anda melayani pembeli lain yang terlebih dahulu datang.
4.
Mempermudah komunikasi dengan pelanggan
Pemilik UKM bisa berkomunikasi dengan pelanggan secara cepat meskipun terpisah jarak dan waktu. Pemilik UKM bisa kapan saja mengirimkan email berisi promosi/diskon yang sedang diadakan kepada banyak pelanggan sekaligus dalam waktu bersamaan. Pemilik UKM juga bisa berdiskusi secara langsung/real time dengan pelanggan yang menginginkan penjelasan tentang suatu produk.
Pemilik UKM bisa berkomunikasi dengan pelanggan secara cepat meskipun terpisah jarak dan waktu. Pemilik UKM bisa kapan saja mengirimkan email berisi promosi/diskon yang sedang diadakan kepada banyak pelanggan sekaligus dalam waktu bersamaan. Pemilik UKM juga bisa berdiskusi secara langsung/real time dengan pelanggan yang menginginkan penjelasan tentang suatu produk.
Dengan
melihat besarnya potensi website dalam upaya meningkatkan produksi pemasaran,
pelaku UKM saatnya tidak sekedar membangun situs web tradisional sebagai alat
bantu pemasaran. Tujuan / goal sebuah situs web UKM dikembangkan untuk menarik
pengunjung, untuk meningkatkan awareness dari jasa & produk, kesuksesan
sebuah situs web ditentukan dari tinggi-nya traffic.
Dengan konsep cyberpreneur, website UKM tidak lagi
merupakan alat pemasaran, melainkan diimplementasikan lebih lanjut untuk
mempererat antara penjual dan pembeli. Hal ini akan terjadi pada saat si
pembeli bukan hanya sekedar aware akan produk yang dijajakan tapi juga ingin
membeli produk tersebut saat itu juga (on the spot). Berarti tujuan sebuah
e-toko, e-mall adalah untuk menarik para pembeli, dan kesuksesan diukur dari
nilai transaksi jual beli yang terjadi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar